Hari Bersepedaku

Posted on Januari 28, 2013

0


Kemaren hari minggu seperti biasa saya melakukan olah raga bersepeda, dan kali ini rute yang ditempuh adalah start dari rumah menuju ke Padalarang

Ini mungkin adalah rute yang terjauh yang pernah saya lakukan selama olah raga bersepeda, tapi karena memang sudah niat, maka akhirnya rute ini bisa juga dilalui bulak balik dengan aman dan lancar

Jarak tempuh bila dihitung dari bandung ke padalarang sekitar 18km menggunakan rute jalan raya yang biasa dilalui

Sejak start berangkat dari rumah melalui jalan BKR terus hingga ke Cibuntu lalu belok kiri di jalan sudirman dan lurus terus hingga ke cibeureum dan memasuki batas kota cimahi

Perjalanan dari sejak start hingga sampai di alun-alun cimahi sekitar 45 menit, dan karena udah terasa cape akhirnya saya istirahat sejenak di sekitar alun-alun cimahi untuk sekedar minum dan melemaskan otot-otot kaki

Setelah 10 menit istirahat kemudian saya lanjutkan lagi perjalanan hingga ke daerah dekat pertigaaan tol padalarang dan karena orang yang mau didatangi sedang tidak ada, maka akhirnya saya lanjutkan perjalanan hingga ke Kota Bara Parahyangan

Disini saya sempet istirahat cukup lama sekitar 1jam

Kemudian saya coba melanjutkan lagi bersepeda di kawasan kota baru parahyangan ini

Dan ternyata jalan yang dilalui cukup jauh juga sekitar 10km bulak balik dari mulai bunderan pusat sains hingga ke ujung kawasan perumahan yang masih belum selesai yang deket dengan saguling

Setelah perjalan balik dikawasan kota baru ini, akhirnya saya istirahat benar-benar di Bale Pare untuk bertemu dengan rekan kerja saya

Cukup lama saya istirahat disini sambil ngobrol2 dengan teman saya itu tadi

Kemudian selepas Dhuzur saya pamit untuk kembali ke Bandung dan melakukan perjalanan bersepeda kembali

Tanpa dirasakan ternyata perjalanan pulang ke bandung ini terasa sangat melelahkan, karena ternyata dari arah padalarang ke cimahi perjalanan cukup menanjak dan panjang

Selain melelahkan juga karena panas teriknya cuaca disiang hari, juga kita harus extra waspada karena banyaknya kendaraan yang hilir mudik

Selepas alun-alun cimahi menuju ke bandung, perjalanan hampir semuanya datar banhkan cenderung menurun

Namun justru karena perjalanan menurun ini saya harus lebih waspada dan selalu mengantisipasi kendaraan terutama angkot yang berhenti di pinggir jalan

Kemudian saya melanjutkan perjalanan kembali melalui jalur jalan umum yang ada, hingga akhirnya memasuki kawasan batas kota cimahi, dari sini saya melalui jalan depan RS Rajawali, terus belok kiri ke jln Gardujati

Setelah itu kemudian belok kiri lagi ke jalan sudirman dan di ujung jalan belok kanan ke arah cibuntu atau melalui jalan BKR

Disini sudah mulai terasa sangat melelahkan, hingga akhirnya saya terpaksan harus istirahat sejenak di daerah moch ramdhan, karena ternyata paha sudah terasa pegel-pegel akibat terus mengayuh sepeda tidak berhenti

Paha terasa benjol-benjol dan sangat pegel sekali, sehingga saya harus berhenti sejenak untuk istirahat karena tidak kuat menahan rasa pegel-pegel ini

Setelah istirahat sekitar lima menit kemudian saya melanjutkan perjalanan kembali menelusuri jalan BKR hingga di perempatan talagabodas saya belok kanan ke daerah turangga dan akhirnya tiba juga di rumah dengan selamat

Ternyata memang benar perjalanan balik ini terasa sangat melelahkan dan membuat paha terasa pegel-pegel, tapi inilah memang yang dicari oleh olah raga bersepeda ini

Hati terasa menyenangkan telah berolah raga sepeda hari ini dan dapat juga melalui rute yang bagi saya mungkin cukup jauh

Tapi inilah olah raga bersepeda, tantangan bukan hanya fisik yang harus diterima tapi juga mental kita dalam melalui jalan-jalan yang akan kita lalui

Iklan