SATU LAGI DOSA RSUD CIAMIS

Posted on April 23, 2011

8


Sedih bercampur dengan rasa jengkel akibat ulah yang dilakukan oleh manajemen RSUD Ciamis, seperti yang diberitakan oleh harian umum Pikiran Rakyat hari ini, yang dengan jelas menyampaikan bahwa Pasien RSUD Ciamis di tolak sehingga mengakibatkan pasien tersebut meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya karena tidak sempat untuk berobat di RSUD Ciamis.

Sungguh suatu perbuatan yang tidak manusiawai yang dilakukan oleh pihak manajemen RSUD Ciamis. Terlebih karena pasien tersebut telah di tolak jaminan SKTM ( Surat Keterangan Tidak Mampu ) yang berlaku untuk warga miskin, sehingga akhirnya pasien tersebut harus pulang dengan kecewa.

Lebih parah lagi, akibat jaminan SKTM yang di tolak oleh pihak manajemen RSUD, pasien dengan berat hari harus pulang ke rumahnya yang berada di daerah Cigugur Kecamatan cigugur Kabupaten Ciamis yang berjarak kurang lebih 90 km, hanya dengan menggunakan kendaraan umum Bus.

Setibanya di rumah, setelah sempat beristirahat sejanak di kursi, sekitar 5 menit kemudian, pasien tersebut menghembuskan nafasnya yang terakhir, disaksikan oleh isteri dan keluarganya.

Melihat akan hal ini, sungguh terlalu apa yang telah dilakukan oleh pihak RSUD Ciamis yang menolak jaminan SKTM milik pasien, sehingga akhirnya pasien harus kembali pulang untuk selama-lamanya.

RSUD Ciamis memang tidak punya hati, selalu seenaknya saja, merasa yang paling benar, dan mau berusaha untuk berubah, selalu masalah yang sama, karena itu wajar bila akhirnya RSUD ini selalu mendapat sorotoan dari masyarakat luas.

Lebih celaka lagi, setelah pihak wartawan dan salah satu anggota Dewan DPRD Ciamis, akan melakukan konfirmasi dengan pihak manajemen RSUD Ciamis, pihak manajemen tidak bisa ditemuin, dengan alasan saat ini pihak manajemen sedang libur kerja, sehingga tidak ada satupun staf RSUD di tempat.

Gila bener, hanya karena libur kerja, maka seluruh staf RSUD juga ikut libur, mungkin termasuk didalmnya para dokter. Jadi kalo anda sakit dan akan berobat ke RSUD Ciamis, di mohon tidak sedang hari libur atau hari Minggu.

Karena pada saat hari libir tersebut, pihak manajemen dipastikan tidak berada di tempat mungkin sedang liburan juga.

Kita sebagai rakyat miskin, harus pilih-pilih hari untuk berobat ke RSUD CIamis, kalo jatuhnya pas hari libur, jangan harap untuk mendapatkan pelayanan dari RSUD Ciamis.

Permasalahan RSUD Ciamis inio memang sudah menjadi sorotan umum, dan selalu mendapat perhatian dari masyarakat.

Tapi anehnya setiap masalah yang muncul, tidak pernah ada penyelesaian, dan pihak Pemerintah Daerahpun akhirnya hanya diam seolah-olah tidak terjadi sesuatu di RSUD Ciamis.

Pihak Pemda Ciamis dan Dinas Kesehatan, tidak bertindak atas apa yang terjadi selama ini di RSUD Ciamis.

Dan sepertinya pemerintah Daerah pun tidak ingin melibatkan diri terjauh jauh terhadap pelayanna kesehatan ini, sehingga keberadaan RSUD kurang di perhatikan oleh Pemerintah Daerah.

Sungguh sedih melihat kenyataan seperti ini.

Beberapa minggu yang lalu, salah satu anggota keluarga saya karena mengalami pendarahan pada hidung dan mulutnya, maka kami berinisiatif untuk membawanya ke RSUD Ciamis.

Namun setibanya disana, kami tidak mendapat tindakan yang semestinya, malah cenderung kami dibiarkan untuk menunggu.

Lebih parahnya lagi, unsur adminstratif lebih di dahulukan dari pada melakukan tindakan pencegahan terhadap pasien.

Akhirnya dengan rasa kesal dan jengkel, kami pergi meninggalkan ruang UDG RSUD Ciamis dan langsung membawa pasien ke RS Jasa Kartini di kota Tasikmalaya.

di RS JK ini, tapi langsung mendapat tindakan pencegahan dari para dokter dan perawat di ruang UDG, setelah dinyatakan cukup atas tindakan pencegahan barulah pihak RS meminta salah satu anggota keluarga untuk menyelesaikan masalah admistrasi terutama untuk rawat inap.

Sunggu berbeda dengan apa yang dilakukan oleh RSUD Ciamis.

Saat pasien masuk ek ruang UGD, seluruh perawat yang ada disana, terlihat seperti sibut mengerjakan tugas masing-masing, meskipun ada pasien baru masuk mereka tidak langsung bertindak, lebih mementingkan  mengisi formulir data pasien terlebih dahulu.

Gila bener ini memang RSUD Ciamis. saya hanya berpikir, bagaimana kalo seandainya yang menjadi pasien itu adalah mereka juga yang adalah anggota keluarga dari pegawai RSUD Ciamis itu sendiri.

Kalo mau jujur, dunia kesehatan di Ciamis jauh tertinggal di bandingkan dengan daerah-daerah lain seperti Tasikmalaya dan Banjar.

Hal ini bisa terjadi karena pihak pemerintah daerah dan dinas terkait juga kurang memberikan dukungan terhadap perkembangan dan peningkatan pelayanan RSUD Ciamis, khususnya dalam memberikan pelayanan terhadap rakyat miskin.

Jadi bisa disimpulkan kalo anda secara tiba-tiba sakit dan berada di kota Ciamis, maka harus anda perhatikan sebagai berikut :

  1. Usahakan sakit anda jangan jatuh pada hari libur atau hari minggu, karena pada hari-hari tersebut anda tidak akan mendapat pelayanan dari dokter, karena para dokter dan perawat sedang berlibur.
  2. Bila anda memikliki jaminan SKTM, itu saja belum cukup, karena pasti akan di tolak, kecuali bila anda menggunakan kartu AskesKin
  3. Kalo anda punya sodara, teman kerabat yang berkerja di RSUD Ciamis, maka jadikan itu referensi agar anda mendapat pelayanan yang utama dari staf RSUD Ciamis
Iklan