MASKOT WORLD CUP 2010

Posted on Mei 14, 2010

2


maskotworldcup Perhelatan akbar sepakbola dunia sebentar lagi akan dapat kita saksikan, tapi sebelum kita saling menjagokan tim kita masing-masing, ada baiknya kita juga mengenal lambang atau Maskot yang menjadi ciri dari kegiatan akbar ini.

zakumi_logo_maskot__piala_dunia_2010

Maskot tersebut tak lain seekor leopard yang diberi nama Zakumi.

Zakumi artinya persatuan Afrika Selatan. "Za" menunjuk kepada Afrika Selatan. Sedangkan "kumi" berarti sepuluh, merujuk kepada 10 bahasa yang digunakan di negara tersebut.

Menurut Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke, maskot tersebut didesain secara eksklusif di Afsel. Dia akan menjadi sejarah, karena Afsel merupakan negara Afrika pertama yang menjadi tuan rumah Piala Dunia.

"Zakumi merepresentasikan rakyat, geografi, dan semangat Afrika Selatan. Dia mempersonifikasikan Piala Dunia 2010. Kami yakin, semua orang akan puas dan bisa bersenang-senang dengannya menjelang, selama Piala Konfederasi, juga selama Piala Dunia 2010," kata Valcke.

Maskot itu didesain oleh seniman Afsel, Andries Odendaal dari Kota Cape Town. Rambut hijau di maskot itu merepresentasikan rumput lapangan sepakbola.

zakumi_01

Bagi FIFA, Zakumi akan membantu membawa Piala Dunia 2010 di Afsel lebih besar, menyenangkan, dan tak terlupakan. Dia juga akan menunjukkan kepada ribuan orang yang akan datang ke sana tentang kehangatan Benua Afrika.

Mantan bintang Afsel, Lucas Radebe mengatakan, "Zakumi ingin menciptakan suasana hati baik kepada suporter dan membuat turnamen menjadi menyenangkan. Apalagi, ini turnamen besar pertama di tanah Afrika."

"Dia membawa kebanggaan Afrika dan ingin memastikan kepada dunia untuk datang ke Afrika Selatan," tambahnya.

FIFA memperkenalkan maskot Piala Dunia sejak 1966 di Inggris. Maskot pertama itu bernama Willie. Kemudian ada juga maskot Naranjito di Spanyol pada 1982, Ciao di Italia 1990, dan Footix di Prancis 1998. Di Piala Dunia 2006 di Jerman lalu, maskotnya bernama Goleo. Sayangnya, secara komersial Goleo kurang sukses dan perusahaan yang memproduksinya mengalami kebangkrutan.

Sumber : fifa.com

Digg This
Iklan