PIALA DUNIA AFRIKA SELATAN 2010 GRUP C

Posted on Maret 11, 2010

2


Inilah mungkin grup di ajang final piala dunia afrika selatan yang banyak dinantikan oleh pecinta sepakbola di seluruh dunia. Karena di grup ini bercokol tim favorit yaitu Inggeris, bersama-sama dengan USA, Slovenia dan Algeria

INGGRIS

SEJARAH

Negara yang mengaku sebagai pencipta sepakbola ini tak tertarik mengikuti Piala Dunia sampai akhirnya pada Brasil ’50 mencatatkan debut di turnamen sepakbola terbesar dunia ini. Sejak saat itu, dari 15 Piala Dunia, Inggris tampil 12 kali, tapi hanya sekali menjadi juara, yaitu pada 1966. Selain itu, Inggris hanya sekali mampu melalui babak perempat-final, yakni di Italia ’90. Tim yang terdiri dari banyak pemain berbakat ini dikenal sulit menghadapi lawan asing dan tidak memiliki mentalitas yang diperlukan dalam pertandingan-pertandingan penting.

JALAN KE AFRIKA SELATAN 2010

Fabio Capello menularkan strategi dan disiplin khasnya ke dalam skuad The Three Lions. Hasilnya, Inggris tampil hebat sepanjang kualifikasi. Tak ada lagi kisah drama yang biasanya menghiasi perjalanan Inggris ke Piala Dunia. Inggris hanya kalah sekali dalam partai tak menentukan melawan Ukraina, karena sudah dipastikan lolos. Teknik para pemain Inggris boleh tak sebagus Spanyol, tapi konsistensi dan kekuatan mereka harus diwaspadai.

KEKUATAN

Tak semua lini memiliki pemain dengan kemampuan luar biasa, tapi Inggris memiliki sederetan pemimpin di beberapa area. Capello juga pandai memainkan taktik yang sesuai dengan kemampuan para pemain kuncinya. Inggris tak mudah jebol oleh serangan balik lawan, atau gagal menerapkan tekanan ketika sedang menguasai bola. Mereka bisa mengerahkan kemampuan terbaik.

KELEMAHAN

Tetap saja, ada kelemahan di dalam tim sekuat apapun. Saat menghadapi tim berkualitas setingkat, Inggris sulit menciptakan peluang dan mengendalikan pertandingan. Seperti yang terlihat ketika menghadapi Brasil pada laga uji coba, November lalu. Lini belakang masih kerap dilanda kegugupan. Ada pula tanda tanya untuk posisi penyerang utama dan kiper. Capello belum juga menemukan sosok pemain yang bisa tampil konsisten di posisi tersebut.

PELATIH

Capello adalah salah satu pelatih bereputasi hebat di era sepakbola modern. Prestasinya sulit ditandingi. Setiap kali menangani tim, hasilnya emas. AC Milan tampil tak terkalahkan bersamanya, dua kali Real Madrid menjuarai Primera Liga Spanyol, mengubah AS Roma menjadi tim juara, serta ambil bagian dalam kesuksesan Juventus. Timnas Inggris adalah kesempatan pertamanya di pentas internasional. Jabatan ini diduga menjadi yang terakhir sebelum Capello pensiun. Kekuatan Capello lebih pada kompetisi jangka panjang seperti liga, bukan turnamen. Tapi, tentu Capello menginginkan gelar juara di Afrika Selatan tahun depan, seperti halnya yang diimpikan segenap masyarakat Inggris.

PEMAIN BINTANG

clip_image001John Terry (Chelsea)

Masih ada yang berpendapat Rio Ferdinand lebih baik daripada Terry, tapi dalam beberapa bulan terakhir, akibat cedera dan meningkatnya penampilan Terry, kapten Chelsa ini menjadi tulang punggung tim. Semangat juang Terry tiada bandingannya, begitu pula pengaruhnya kepada rekan-rekan setim.

clip_image002Steven Gerrard (Liverpool)

Lupakan dulu pertanyaan serasikah Gerrad disandingkan dengan Frank Lampard di lini tengah. Lupakan juga keputusan Capello yang tetap memberikan Gerrard tempat inti di sektor kiri lini tengah. Penampilan Gerrard, terutama pada hari baiknya, selalu memberikan dampak besar bagi tim yang dibelanya. Inggris boleh berharap kehadiran Gerrard mampu memberikan bantuan serangan yang tiada henti dari lini kedua.

clip_image003Wayne Rooney (Manchester United)

Sven-Goran Eriksson begitu menyukai Rooney sehingga memanggilnya sebagai si anak emas. Capello juga membangun tim di sekitar Rooney, agar sang pemain bisa mengerahkan kemampuan terbaik yang diperlukan Inggris untuk berjaya di tingkat internasional. Semangat juang Rooney, energi yang seolah tanpa batas, dan penyelesaiannya di depan gawang akan banyak membantu Inggris pada Piala Dunia 2010.

Pelatih: Fabio Capello
Konfederasi: UEFA
Peringkat FIFA (Nov 09): 9
Rekor Penampilan: 12 (1950, 1954, 1958, 1962, 1966, 1970, 1982, 1986, 1990, 1998, 2002, 2006)

MOMEN TERBAIK

Tak perlu ditanyakan lagi, ketika mengalahkan Jerman (Barat) 4-2 melalui hat-trick Geoff Hurst untuk menjuarai Piala Dunia kali pertama, sekaligus satu-satunya, pada 1966.

DI LUAR LAPANGAN

  • Meski dianggap konservatif, terkadang bangsa Inggris bersikap kasar dan melupakan sopan santun. Kenal dengan hooligan?
  • Sering bermusuhan dengan fans lawan. Media mereka dikenal terlalu membesar-besarkan kemampuan padahal jarang berprestasi.

TARGET PIALA DUNIA

Ada Capello dan ikim yang mendukung, jadi mungkin saja ini kesempatan terakhir bagi generasi emas saat ini untuk menikmati kejayaan. Inggris harus juara!

AMERIKA SERIKAT

LATAR BELAKANG

Turnamen di Afrikan Selatan nanti akan menjadikan penampilan skuad Amerika yang keenam secara beruturut-turut. Pada 2002, saat Landon Donovan masih remaja, tim ini sukses menggapai perempat-final. Namun sejak 2006, mereka selalu gagal untuk lolos dari babak penyisihan grup.

JALAN KE AFRIKA SELATAN 2010

Sebagai tim teratas dari kualifikasi Piala Dunia zona CONCACAF sehingga membuatnya berhak secara langsung menuju ke Afrika Selatan.

KEKUATAN

Dengan penampilan yang telah diperlihatkannya pada Piala Konfederasi musim panas lalu, berbekal kekompakan dan kecepatan bakal membuat mereka bisa mengalahkan siapa saja.

KELEMAHAN

Kerap kali menghadapi kesulitan dalam penyelesaian akhir terhadap setiap kesempatan yang didapat.

PELATIH

Meski telah dikritik karena terlalu memeragakan sepakbola konservatif, namun Bob Bradley mampu membawa Amerika pada tahap yang cukup kuat. Semasa dipimpinnya pada Januari 2007, setidaknya ia telah membawa Amerika meraih 34 kemenangan, 16 hasil imbang, dan enam kali kekalahan.

PEMAIN BINTANG

Tim Howard (Everton)

clip_image001[4] Adalah salah satu kiper di Liga Primer Inggris yang berasal dari Amerika. Kerap kali dia melakukan penyelematan gemilang.

Landon Donovan (Los Angeles Galaxy)

clip_image002[4] Laga ujicoba melawan Slowakia dan Denmark telah menunjukkan bagaimana pentingnya pemain berusia 27 tahun ini dalam memberi kontribusi penting dalam strategi menyerang.

Carlos Bocanegra (Stade Rennes)

clip_image003 Kapten tim ini biasanya bermain sebagai centre-back.

Pelatih: Bob Bradley
Konfederasi: CONCACAF
Ranking FIFA (Des’09): 14
Rekor Penampilan: 7 (1930, 1950, 1990, 1994, 1998, 2002, 2006)

MOMEN TERBAIK

Memberikan kejutan kepada Portugal pada laga pembuka Piala Dunia 2002 lalu berhasil lolos ke babak knockout hingga akhirnya mencapai babak perempat-final setelah mengalahkan rival terberatnya Meksiko 2-0.

DI LUAR LAPANGAN

Dikenal dengan: Dengan penduduknya yang cuek terhadap sepakbola namun mampu memiliki kiper-kiper tangguh, raksasa dari zona CONCACAF, dan menjadi rival buat Meksiko.

TARGET DI PIALA DUNIA

Setelah memperoleh hasil yang mengecewakan pada Piala Dunia 2006, Amerika kini membutuhkan target setidaknya bisa lolos dari babak penyisihan grup.

ALJAZAIR

SEJARAH

Inilah Piala Dunia ketiga bagi Aljazair. Kali ini, ambisi Aljazair adalah tampil lebih baik daripada dua kesempatan yang pernah mereka alami sebelumnya, yaitu 1982 dan 1986. Pada dua kesempatan itu, Aljazair tak pernah mampu melewati babak penyisihan grup. Meski demikian, penampilan mereka terbilang mencengangkan. Salah satu yang paling diingat adalah ketika Aljazair menaklukkan Jerman (Barat) 2-1 melalui gol-gol Rabah Madjer dan Lakhdar Belloumi di Spanyol ’82. Sayangnya, mereka tersingkir dari turnamen karena Jerman bermain mata dengan Austria pada pertandingan terakhir. Empat tahun kemudian di Meksiko, akibat konflik internal, Aljazair hanya merengkuh satu poin hasil menahan imbang Irlandia Utara.

JALAN KE AFRIKA SELATAN 2010

Perjalanan Aljzair menembus Piala Dunia ketiga mereka penuh liku. Pada babak kualfikasi, pasukan Rabah Saadane kalah dalam dua pertandingan pertama, melawan Senegal dan Gambia, masing-masing dengan skor 1-0. Tapi, Aljazair mampu bangkit dan kemenangan 3-2 atas Senegal di kandang memastikan langkah mereka ke babak kedua. Tak dijagokan, Aljazair berhasil memuncaki Grup C. Dalam lima pertandingan, Aljazair sukses mengumpulkan sepuluh poin. Pada pertandingan terakhir, Aljazair takluk di tangan tuan rumah Mesir 2-0 dalam suasana yang penuh kekisruhan. Hasil tersebut membuat Aljazair harus melalui babak play-off menghadapi lawan yang sama di Sudan. Akhirnya, gol tunggal Antar Yahia berhasil membawa Aljazair meraih tiket ke Piala Dunia tahun depan..

KEKUATAN

Kekuatan Aljazair terletak pada para pemain muda. Fennecs kekurangan semangat juang dan profesionalisme di masa lalu, tapi tidak sekarang. Saadane memiliki pilihan yang berlimpah. Para pemain pilihan pun memiliki semangat juang tinggi. Buktinya tampak pada babak pertama kualifikasi zona Afrika. Tampil lebih solid, lebih menyatu, dan terutama lebih menggigit, Karim Ziani dan kawan-kawan tak tertahankan. Salah satu korban mereka, tentu saja, juara Afrika Mesir.

KELEMAHAN

Salah satu faktor keberhasilan Aljazair adalah penampilan di kandang. Mereka masih harus memberi bukti bisa tampil sama baiknya di luar kandang. Selain itu, Fennecs belum memiliki seorang striker sejati. Abdelkader Ghezzal menderita cedera, Rafik Djebbour tidak terlalu kompetitif, sedangkan Rafik Saifi menua. Masalah ini harus cepat diatasi Saadane.

PELATIH

Saadane sangat berpengalaman di Piala Dunia. Pria berusia 67 tahun itu menjadi asisten Mahieddine Khalef pada Piala Dunia 1982 dan empat tahun kemudian menjadi pelatih tim. Saadane pula yang membawa Aljazair menembus Olimpiade 1980. Itu satu-satunya Olimpiade yang pernah diikuti Aljazair. Pengalaman tersebut yang membuat federasi Aljazair kembali mempercayakan tongkat kepelatihan kepada dirinya. Saaadane juga berpengalaman melatih di luar Aljazair, seperti Raja Casablanca, ES Sahel, dan timnas Yaman.

PEMAIN BINTANG

clip_image001[6]Antar Yahia (VfL Bochum): Meski tinggal di Mulhouse, Prancis, pemain ini berdarah asli Aljazair. Kemampuan Yahia sangat diandalkan di lini belakang Aljazair. Sudah 40 penampilan yang diukirnya plus lima gol untuk Fennecs sejak memulai debut 2004 silam. Pemain berusia 27 tahun ini layak tampil untuk klub yang lebih besar.

clip_image002[6]Karim Ziani (Vfl Wolfsburg): Pemain paling terkenal di tim Aljazair saat ini. Popularitas itu diraihnya berkat penampilan menjulang di Ligue 1 Prancis bersama serangkaian klub, seperti Troyes, Lorient, Sochaux, dan Olympique de Marseille sebelum bergabung ke Vfl Wolfsburg. Pemain berusia 27 tahun ini sudah bermain untuk Fennecs selama tujuh tahun. Penampilan rutin dan efektivitas permainan membuatnya jadi salah satu penentu dalam tim. Pada putaran kedua kualifikasi, Ziani terlibat dalam 80 persen gol yang dicetak Aljazair.

clip_image003[4]Rafik Saifi (Al Khor): Pemain ini dipanggil “abang” oleh rekan-rekan timnya. Wajar saja, Saifi adalah penyerang veteran berusia 34 tahun meski “hanya” tampil 55 kali untuk Fennecs. Kini, Saifi menjadi pemain penting bagi Saadane. Tampil sebagai pemain pengganti pada awal kualifikasi, Saifi mulai menemukan cara terbaik memberikan kontribusi bagi tim secara keseluruhan. Saifi sudah sepuluh tahun terakhir bermain di Ligue 1 Prancis. Kesempatan tampil di Piala Dunia, pertama sekaligus mungkin yang terakhir baginya, tentu takkan disia-siakan Saifi.

Pelatih: Rabah Saâdane
Konfederasi:
CAF
Peringkat FIFA (Nov 09):
28
Rekor Penampilan:
2 (1982, 1986)

MOMEN TERBAIK

Jika ditanyakan kepada masyarakat Aljazair, tentu momen terbaik Fennecs adalah di Gijon, 1982, ketika Jerman ditaklukkan 2-1. Tak dijagokan sebelum pertandingan, Aljazair mampu menjungkirbalikkan prediksi para pengamat. Kesuksesan itu merupakan kali pertama tim Afrika mampu mengalahkan wakil Eropa di Piala Dunia.

DI LUAR LAPANGAN

  • Aljazair merupakan negara terbesar kedua di Afrika. Di atas lapangan hijau, fans Aljazair tersebar di setiap penjuru dunia. Ketika menaklukkan Mesir, kebahagiaan juga muncul di Prancis, Inggris, Italia, Spanyol, Amerika Serikat, hingga Kanada.
  • Selama kualifikasi Piala Dunia, sebuah grup penyanyi merilis album didedikasikan untuk Aljazair yang laku bak kacang goreng. Grup tersebut bernama “Torino & Milano”. Pertanyaannya, tim mana yang dibela grup ini jika Aljazair berhadapan dengan Italia di Piala Dunia nanti?

TARGET PIALA DUNIA

Lolos ke Piala Dunia saja sudah pencapaian luar biasa bagi Aljazair. Mestinya mereka tampil tanpa beban di Afrika Selatan. Setidaknya, Fennecs harus berjuang membela kehormatan bendera negara mereka. Tentu Zaini dkk. takkan menyerah begitu saja untuk berjuang menembus babak kedua Piala Dunia.

SLOVENIA

Pelatih: Matjaz Kek
Konfederasi: UEFA
Rangking FIFA (Nov’09): 33
Previous Appearances: 1 (2002)

LATAR BELAKANG

Hanya sekali saja Slovenia tampil di Piala Dunia 2002. Namun hasil yang didapat sungguh mengecewakan. Selain pulang kandang tanpa membawa kemenangan, penampilan mereka saat itu dinodai juga dengan perseteruan yang terjadi antara pemain Zlatko Zahovic dan pelatih Srecko Katanec di rumah ganti. Tapi era itu telah berubah.

JALAN KE AFRIKA SELATAN 2010

Slovenia finis di urutan kedua di Grup 3 di belakang juara grup Slowakia. Kemudian untuk meraih tiket ke Afrika Selatan ini mereka harus melakoni lebih dulu laga play-off melawan Rusia. Setelah sempat kalah 2-1 di Moskow, Slovenia berhasil meraih kemenangan kandang 1-0 lewat gol Zlatko Dedic. Berkat gol sebiji itulah yang kemudian membuat Slovenia berhak tampil ke Piala Dunia karena memiliki keuntungan gol tandang.

KEKUATAN

Sungguh tak mudah untuk melihat kokohnya soliditas pertahanan mereka. Setidaknya dari dari 12 pertandingan hanya ada enam kali saja mereka kebobolan..

KELEMAHAN

Persoalan paling utama dari skuad ini terletak pada sektor sayap dan lapangan tengahnya. Kontribusi pemainnya pun sangat minim. Mirnic Sisic sempat beberapa bulan absen bersama sebuah klub dan tak pernah dipanggil lagi untuk beberapa pertandingan terakhir. Semua ini tetap dilakukan karena  tak ada pilihan lain untuk mencari pengganti Valter Birsa dan Andraz Kirm.

PELATIH

Ketika dirinya meneken kontrak pada Januari 2007, Matjaz Kek sangat jauh dari pilihan paling populer pada saat itu. Dua laga awal dan pada enam bulan awal dirinya melatih sempat memunculkan keraguan. Banyak fans tak yakin akan kemampuannya. Namun dia bisa membuktikannya dengan meloloskan Slovenia ke Piala Dunia. Kek merupakan sosok yang berpikir sistematis, santun berbicara, manajer modern dengan ide-idenya yang bernas yang bisa dengan mudah diterjemahkan kepada semua pemainnya.

PEMAIN BINTANG

Milivoje Novakovic (Cologne, Jerman)

clip_image001[8] Kapten klub Cologne ini telah membukukan 13 gol buat negaranya. Hanya tiga gol lagi akan membawanya sebagai striker sukses kedua di dalam sejarah Slovenia.

Robert Koren (West Brom, Inggris)

clip_image002[8] Koren menjadi elemen penting di lapangan tengah Slovenia. Kek pernah secara mengejutkan memberikannya ban kapten di awal laga kualifikasi dan Koren mampu membuktikannya. Ia adalah tipikal pemain cerdas yang tak pernah pantang menyerah.

Samir Handanovic (Udinese, Italia)

clip_image003[6] Handanovic merupakan salah satu kiper terbaik di negaranya. Bakatnya telah mulai tampak sejak usianya masih belia.

MOMEN TERBAIK

Kenangan paling berkesan dalam sejarah sepakbola Slovenia terjadi pada sepuluh tahun lalu. Slovenia bermain melawan Ukraina di play-off Euro 2000 dengan berbekal sebuah kemenangan di leg pertama di kandangnya sendiri 2-1. Momentum penting itu terjadi beberapa menit jelang bubaran saat Milenko Acimovic berhasil membuat gol dari paruh lapangan yang memberikan kemenangan buat tim tuan rumah.

DI LUAR LAPANGAN

Terkenal dengan: Statusnya sebagai negara pertama yang meraih kemerdekaan dari pecahan negara Yugoslavia sekaligus juga menjadi yang pertama dari pecahan negara Yugoslavia yang bergabung ke dalam Uni Eropa.

TARGET DI PIALA DUNIA

Para pemain dan pelatih menyadari bisa mencapai putaran kedua saja sudah menjadi kado paling istimewa dalam keikutsertaannya di Piala Dunia kali ini.

Sumber : http://fifa.com

Digg This
Iklan