SARAN PERBAIKAN UNTUK PEREMPATAN GRAHA CIAMIS

Posted on September 28, 2009

1


Saran Perbaikan untuk Dinas Perhubungan Jawa Barat

logo-ciamis Melihat dari suasana arus mudik Lebaran minggu lalu, ternyata adanya pembatas jalan pada ruas jalan ahmad yani di perempatan Graha Ciamis, menimbulkan berbagai permasalahan yang mau tidak mau harus kembali di pikirkan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, sebagai pemilik proyek marka jalan ini.

Ada beberapa poin penting yang harus segera di perhatikan dan sebisa mungkin di perbaiki agar kondisi jalan kembali tidak menimbulkan kecelakaan atau mengakibatkan kemacetan dalam kota.

  1. Tanda lalulintas pembagi arah menjadi dua jalur, kurang jelas terlihat dari jarak sekitar 500 meter sebelum lampu merah. Hal ini mengakibatkan banyak kendaraan yang mengambil jalur kanan, namun setelah mendekati lampu merah harus mengerem kendaraannya dan masuk ke jalur setelah adanya pembatas jalan. Tidak jarang  ini menimbulkan kemacetan dan bahkan sering juga menimbulkan kecelakaan terutama para pengemudi yang kurang mengenal kondisi jalan di kota Ciamis.
  2. Sebaiknya di buat marka jalan berupa polisi tidur yang biasa kita lihat di jalan tol, sebelum memasuki area lampu merah dengan jarak 500 meter sebelum lampu merah
  3. Tanda lampu stopan sebaiknya di ganti dengan yang lebih besar lagi, dan beberapa batang pohon yang menjulur ke jalan sebaiknya di tebang agar pandangan dari jauh terlihat tanda lampu stopan.
  4. Pembatas jalan yang sekarang sudah ada, sebaiknya di buat agak sedikit kesebelah selatan, sehingga jalur yang akan belok ke arah pasar, terminal lebih kecil di banding yang sekarang.
  5. Secara jujur kami dari warga yang berada tepat di pinggir jalan sebelum lampu merah perempatan Graha ini, merasa keberatan dengan adanya pembatas jalan tersebut, karena selain membuat ruas jalan jadi lebih sempit, juga kami merasa kesulitan untuk memarkir kendaraan baik motor roda dua atau kendaraan mobil bila ada tamu yang hendak berkunjung. Karena dengan demikian tidak tersedia lahan yang cukup untuk parkir kendaraan.
  6. Bila suasana seperti pada saat libur lebaran dan arus mudik beberapa hari yang lalu, sebaiknya di perlakukan pengaturan lalu lintas tanpa mengikuti tanda lampu stopan. Karena volume kendaraan dari arah utara jauh lebih sedikit di banding volume kendaraan dari arah barat. Petugas polisi sebaiknya lebih jeli melihat kondisi seperti ini, sehingga tidak harus selalu menunggu pos jaga saja.
  7. Perlu segera dilakukan perbaikan, agar pada musim liburan akhir tahun ini sudah ada perubahan pada ruas jalan perempatan Graha di kota Ciamis ini, yang kemungkinan akan juga menimbulkan antrian panjang karena adanya pembatas jalan dan perempatan lampu merah ini.

Ini semua kami lakukan sebagai kepedulian kami terhadap kondisi ruas jalan di kota ciamis, agar terlebih lagi agar para pendatang dan mereka yang hanya lewat jalur ini, bisa lebih nyaman dan aman selama mereka berkendaraan di kota Ciamis.

Apalagi Ciamis adalah peraih Piala Wahana Tata Nugraha, yaitu satu bentuk pengharagaan dari Pemerintah terhadap tertib berlalulintas di kota Ciamis, tapi kalo  seperti ini rasanya penghargaan tersebut kurang pantas di sandang oleh Kabupaten Ciamis, karena itu perlu segera dilakukan perbaikan dan penataan kembali yang disesuaikan dengan kondisi sebenarnya saat puncak arus kendaraan meningkat.

logo-ciamis

Shannypersonalblog support by ; http://cantigi.wordpress.com, http://kidungjingga.wordpress.com

Follow me on Twitter

Digg This
Iklan