AKANKAH PILPRES DUA PUTARAN?

Posted on Agustus 12, 2009

1


Gile…ga benar…udah kacau negeri ini, hari ini MK akan mengeluarkan keputusan atas gugatan hasil Pilpres yang dilayangkan oleh peserta Pilpres 2009 dari pasangan yang merasa dirugikan.

Ada dampak yang bisa berpengaruh cukup besar bila ternyata hari ini MK memutuskan memenangkan gugatan hasil sengketa Pilpres ini dan mengharuskan KPU untuk kembali melaksanakan pemilu putaran kedua.

Gile aja kalo ini sampai terjadi….apa ga liat masalah waktu pelaksanakan yang kurang dari satu bulan, harus mempersiapkan agar pemilu putaran kedua dilaksanakan pada tanggal 8 September 2009 nanti.

Tapi dilain pihak bila nantinya MK ternyata menyatakan bahwa hasil yang telah ditetapkan oleh sidang Pleno KPU dianggap benar dan sah, maka implikasinya juga bisa sangat rawan, dan mungkin akan terjadi berbagai tindakan yang bisa mengacaukan kestanbilan negeri ini.

Tapi yang paling ngacau dari semua ini, adalah sikap kenegarawanan dari pasangan calon Presiden terutama yang merasa dirugikan tersebut, tidak bisa menerima hasil yang telah ditetapkan oleh KPU.

Bahkan tim sukses dari masing-masing pasangan calon tersebut, juga telah membuat data masing-masing hasil peroleh suara menurut versi tim sukses masing-masing.

Tim sukses tidak punya sikap demokrasi yang mau mengakui kemenangan pihak lain. Tim sukses terlalu terpojok dengan slogan dan idealisme mereka untuk bagaimanapun acaranya pasangan mereka harus menang, tidak ada cara lain, dan yang lain harus kalah.

Tim mereka harus menang, atau tidak sama sekali, itulah tim sukses!!!!!!!!

Kita sebagai rakyat….sudah cukup jenuh dengan semua ini. Jenuh dengan intrik politik yang ga pernah ada habisnya. Cukup jenuh menonton tayangan dagelam politik Indonesia yang setiap lakon mempunyai peran dan tampil sebagai pemeran utama masing-masing.

Rakyat sudah jenuh kalo sekarang kita harus disuruh kembali datang ke TPS, untuk menentukan calon pemimpin negeri ini.

Lucu juga, pada saat kampanye salah satu pasangan calon mempunyai slogan yang sangat meyakinkan….” Kalau bisa satu putaran buat apa harus 2″

Tapi setelah hasil yang dikeluarkan oleh KPU dan dinyatakan secara resmi dalam sidang pleno, slogannya kembali jadi berubah……” Kalai masih bisa 2 putaran kenapa tidak?”

Edan bener….dari sini saja sudah jelah sikap plin-plan yang jelas tidak punya pendirian, ga bisa menjadi patokan dalam setiap ucapan dan perbuatan.

Dari sini saja rakyat sudah bisa menilai, layaknya calon seperti ini menjadi peminpin negeri?

Yang jelas kalo pemilu Pilpres ini harus dilakukan secara 2 putaran, maka akan keluar lagi biaya yang sangat besar, sementara rakyat sekarang butuh makan, butuh pekerjaan, butuh kesejahteraan, bukan dipakai untuk kesenangan para peminpin negeri ini saja.

Membela wong cilik, apakah memang seperti ini? Sementara sekarang rakyat sedang menderita, membutuhkan makan, membutuhkan pekerjaan, membutuhkan sarana kesehatan yang memadai, semantara orang-orang diatas asyik bergelut dengan kepentingan mereka masin-masing dan membela hak mereka pribadi yang mengatasnamakan rakyat kecil atau wong cilik.

Padahal kami rakyat sudah jenuh dengan permainan politik semua ini, kami rakyat sudah ingin tenang menikmati hidup dengan apa yang telah kami dapatkan saat ini, janganlag rusak kehidupan kami, setelah kami sering di ganggu oleh teroris, masa sekarang kami harus di ganggu lagi oleh negarawan negeri ini?

Iklan
Ditandai: ,