15 HARI JELANG PEMILU

Posted on Maret 25, 2009

1


Tanpa terasa pelaksanaan pemilihan calon anggota legislatif negeri ini sudah semakin dekat, hanya tinggal 15 hari saja sejak hari ini, tapi sepertinya tidak ada tanda-tanda kalo kita akan melaksanakan pemilu, terutama bagi petugas TPS di daerah?

Sampai hari ini, mang sebagai anggota TPS di daerah mang, belum ada panggilan untuk sosialisasi atau penjelasan tentang tata cara pelaksanaan pemilu kali ini.

Sampai hari ini juga belum ada berita-berita tentang pemilu baik dari tingkat desa (PPS) maupun dari tingkat kecamatan (PPK). Apa emang semua daerah seperti ini

Jelas kita sebagai pelaksana yang berada di ujung pelaksaaan pemilu ini, harusnya sudah mendapatkan penjelasan minimal informasi tentang persiapan pemilu ini, terutama yang terkait dengan TPS.

Siap yang salah kalo sudah begini?

Tidak bisa kita menyalahkan siap-siapa, karena memang seperti inilah nasib anggota TPS di pemilu ini. Hampir setiap pemilu para anggota TPS selalu kurang diperhatikan, bahkan terkesan diabaikan, sampai nanti jelang pelaksanaan sekitar satu minggu sebelumnya.

Memang begitu nasib anggota TPS di negeri ini, terutama dalam setiap pemilu, baik itu pemilu pilpre, legislatif, provinsi dan kabupaten.

Padahal kalo diperhatikan, justru berjalannya pelaksanaan pemilu ini salah satu komponen pentingnya adalah petugas TPS. Cobakalo seluruh petugas TPS di negeri ini mogok masal, lalu siapa dong yang akan menjadi petugas TPS untuk pelaksanaan pemilu?

Itulah mengapa banyak anggota TPS yang selalu mengeluh, merasa tidak diperhatikan, dan mereka merasa bukan bagian dari sebuah produk undang-undang yang menjadi dasar bagi pelaksanaan pemilu ini.

Repot emang, tapi yah begitulah adanya…. petugas TPS boleh ada boleh tidak, toh kalo tidak ada petugas TPS juga pemilu ini tetap aja akan dilaksanakan…….

8 orang anggota TPS termasuk petugas Hansip, dengan honor yang pas-pasan dan diterima setelah DIPOTONG PAJAK sebesar 5-10%, semua ini harus mereka rela terima meskipun mereka harus bekerja hingga larut malam bahkan hingga esok harinya lagi.

Emang apa aja sih tugas anggota TPS itu?

Tugasnya banyak bahkan boleh dibilang dobel, dari mulai membangun TPS itu sendiri, emnyiapa sarana prasana, sampai harus mengisi dan menandatangai seluruh dokumen yang ada, termasuk semua amplok dokumen dan keperluan adm lainnya.

Setiap lembar dokumen harus ditanda tangani oleh seluruh anggota TPS termasuk hansip, mulai dari amplop surat suara hasil penghitungan, lembaran surat surat, lembaran blangko isian, lembaran kertas penghitungan suara, dan masih banyak lagi.

Belum cukup sampai disini aja, setelah selesai semua, anggota TPS bersama Hansip harus mengantarkan kotak suara ke PPS desa. Da di desa sebelum semuanya dinyatakan diterima harus di cek ulang lagi, diperiksa kembali seluruh kelengkapan, dan di hitung secara secat jumlah perolehan suara dengan sisa surat suara yang tidak terpakai.

Kalo disini ada kesalahan, maka harus dilakukan perbaikan pada hari itu juga, hingga seluruhnya dapat diterima oleh PPS desa.

Cape deh, kerja seperti ini, kok kayaknya pemilu di Indonesia itu ribet banget sih?

Padahal waktu pemilu di Amrik sana, sepertinya semua sudah berjalan dnegan baik dan proses pelaksanaan juga dibuat sederhana mungkin karena yang mereka butuhkan adalah hasil secepatnya.

Masih ada waktu sekitar 15 hari lagijelang pelaksanaan pemilu tanggal 9 April nanti. Mungkin untuk anggota TPS baru nanti sekitar tanggal 5 April baru ada informasi yang jelas, dan kalo sudah begitu maka mereka mau tidak mau harus sudah siap apapun kondisinya. Kamu ngerti ga!!!!!!!

Iklan
Posted in: Berita Pemilu