DAFTAR HITAM DUNIA KESEHATAN INDONESIA

Posted on Februari 26, 2009

17


Masih dalam hitungan bulan di tahun 2009 ini, tetapi ternyata permasalahan kaum miskin tetap saja tidak ada perubahan dan malah mungkin semakin bertambah

tabanasbannernew copy

Benar menurut sebagian orang bahwa untuk menjadi miskin di negeri ini maka anda harus siap untuk tidak mendapatkan perhatian dari Pemerintah.

Janji dari para pemimpin negeri ini yang sangat manis dan muluk itu ternyata hanya isapan jempol belakang bagi kaum miskin.

Terutama layanan untuk mendapatkan kesehatan yang baik sangatlah sulit kalo boleh dibilang tidak akan mendapatkan pelayanan sama sekali.

Kalo anda miskin jangan berharap untuk mendapat pelayanan kesehatan. Jangankan untuk anda memeriksa ke RS, hanya untuk mendapatkan kartu Askes saja, anda hanya bisa mimpi belaka.

Yah, kartu Askes yang merupakan jaminan pelayanan bagi rakyat miskin, ternyata untuk mendapatkannya juga sangat sulit atau mungkin lebih dipersulit lagi.

  1. Devi, korban pemerkosaan yang tidak memiliki identitas yang mungkin sengaja dibuang oleh pelakunya, tidak mendapatkan pelayanan kesehatan baik dari puskesmas, sampai aparat kepolisian sendiri. Hingga akhirnya harus dirawat oleh warga yang merasa kasihan melihat nasib Devi, sebelumnya akhirnya di bawa ke RS dalam keadaan yang sudah sangat parah dan meninggal dunia tanpa ada yang mengetahui siapa keluarganya.
  2. Bocah kecil dari Medan Sumatera Barat yang memiliki kelainan kelamin sejak lahir sehingga tidak bisa buang air kecil, juga telah di tolak oleh 4 RS dengan alasan yang sangat klasik “keterbatasan alat” menjadi andalan bagi pemerintah untuk berkelik dari tanggungjawab merawat warganya. Walau akhirnya Bocah ini berhasil di rujuk ke RSCM jakarta dengan tanggungan biaya seluruhnya dari Pemerintah daerah, setelah melalui penayangan di media elektronik
  3. Sang fenomena Ponari, dukun cilik yang memiliki Batu Bartuah yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit, merupakan satu bukti nyata bahwa masyarakat atau rakyat miskin sudah tidak percaya lagi dengan lembaga Kesehatan di Negeri ini.

Masih banyak lagi daftar lainnya yang mungkin kalo kita telusuri lebih jauh, banyak warga miskin di negeri ini yang membutuhkan pengobatan, membutuhkan pelayanan kesehatan yang seharusnya sudah menjadi tanggungjawab dari Pemerintah.

Acara Bincang-bincang Bareng Bu MenKes yang ditayangkan di salah satu televisi Nasional, hanyalah sebagai alat untuk tebar pesona, serta kamuflase atas program-program yang telah dijalankan oleh pemerintah agar diketahui oleh masyarakat.

Padahal kenyataannya masih banyak rakyat miskin yang membutuhkan pertolongan bukan membutuhkan penjelasan dari bu MenKes.

Buruknya pelayanan kesehatan di setiap RS terutama RSUD, juga menjadi faktor yang harus diterima oleh warga miskin. Mereka harus menerima perlakukan sebagai warga miskin, bukan sebagai warga negara Indonesia.

Sehingga pelayanan yang diberikan juga terkesan sangat asal-asalan, tindakan dari para dokter juga yang masih terkadang memandang sebelah mata rakyat miskin di negeri ini.

Apakah betul di Indonesia ini rakyat miskin tidak boleh sakit?

Bagaimana nasib dunia kesehatan di Indonesia, akankah ada perubahan setelah terpilihnya para pemimpin baru negeri ini?

Atau kita hanya bisa bermimpi untuk melihat pelayanan yang baik serta mendapat perlakuan yang sama bagi setiap warga negara di Indonesia.

Atau bisa jadi bu Menkes keasyikan tebar pesona di layar kaca, sehingga lupa kalo ternyata masih ada rakyat miskin negeri ini yang membutuhkan banyak sekali perhatian dan pelayanan kesehatan dari lembaga yang dipimpinnya itu.

wordpress3shanny copy

Iklan
Posted in: Kesehatan