Menjalin Silaturahmi dan menambah wawasan tentang komputer dan bisnis internet

CIAMIS KOTAKU

In Tak Berkategori on Juli 17, 2008 at 05:09

CIAMIS KOTA YANG SEJUK DAN DAMAI

Kota Ciamis atau Kabupaten Ciamis terletak di sebelah timur dari pusat kota provinsi JawaBarat ke arah selatan, atau tepatnya jalur perlintasan utama selatan menuju ke Jawa Tengah.

Saat ini Kabupaten Ciamis terdiri dari 36 Kecamatan dengan luas area mencakup paling utara berbatasan dengan Kabupaten Majalengka, paling barat dengan Kabupaten Tasikmalaya dan Garut, sedangkan paling selatan berbatasan dengan Kabupaten Cilacap Provinsi Jawa Tengah.

Letak Geografis dari Kabupaten Ciamis sendiri sangat beragam, mulai dari daerah pegunungan, hingga ke daerah pantai dan daerah perbatasan provinsi yang terkenal dengan pulau Nusa Kambangan itu.

Pulau Nusa Kambangan secara administrasi masuk ke wilayah Kabupaten Cilacap, tetapi dari daerah Ciamis sangat dekat sekali. Daerah yang paling dekat dengan pulau itu adalah daerah Majingklak di Kecamatan Kalipucang Ciamis.

Bahkan di era tahun 80-90-an di daerah ini ada jalur penyebrangan sungai dari daerah kalipucang hingga ke daerah Cilacap melalui jalur sungai Citanduy.

Sayang, jalur penyebrangan ini saat ini sudah tutup atau mungkin sudah berkurang jadwal keberangkatan kapalnya. Selain karena kurangnya minat masyarakat menggunakan alat transportasi ini, juga karena saat ini telah terbuka jalur jalan darat yang langsung menghubungkan daerah Ciamis dengan Kabupaten Cilacap tadi.

Di daerah ini ada satu kawasan yang menjadi pusat perhatian para pemerhati lingkungan dan belakangan ini sudah mulai di lupakan oleh anak-anak sekolah. Nama daerahnya ada kawasan Sagara Anakan.

Ini merupakan kawasan hutan bakau, atau mungkin lebih tepatnya delta yang terjadi akibat adanya pendakalan arus sungai akibat abrasi air laut atau karena kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga dan memelihara sumber alam ini.

Dulu kawasan ini sangat bagus sekali, karena di kawasan ini banyak sekali terdapat habitat binatang-binatang di lindungi dan juga kawasan ini merupakan sumber bagi hutan bakau yang kaya dengan aneka tanaman bakau yang mungkin juga tanaman langka.

Sekarang kawasan ini sudah beralih fungsi dan luas area sagara anakan yang tadinya sangat luas itu sekarang menjadi hanya tinggal beberapa hektar saja, itu pun sebagian juga sudah mulai di tempati untuk tempat tinggal masyarakat setempat.

Sehingga beberapa tahun kebelakang, pernah ada usulan dari kedua kabuapten tersebut untuk dilakukan penyodetan, yaitu membuat jalur baru untuk arus sungai Citanduy, sehingga tidak melalui daerah sagara anakan tapi langsung ke daerah Karapyak di Kabupaten Ciamis yang juga dekat dengan daerah wisata Pantai Pangandaran.

Permasalahan ini sampai saat ini tidak tuntas, dan mungkin sudah dibiarkan begitu saja. Karena selain adanya penentangan dari sebagian warga masyaralat setempat, juga dilihat dari segi geografis maka hal ini akan sangat merugikan bagi Kabupaten Ciamis sendiri.

Padahal waktu ini seluruh proyek ini akan di danai oleh bantuan Luar Negeri melalui Bank Dunia, dan sudah pernah ada kajian sebelumnya baik dari tim penelitian luar negeri dan tim penelitian dalam negeri yang di motori oleh Univ. Padjajaran Bandung.

Kabupaten Ciamis secara umum memiliki potensi dari pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan. Pertanian mulai dari luasnya area sawah yang dimiliki di wilayah Ciamis ini, perkebunan banyaknya petani kelapa dengan luas yang cukup besar, perikanan yang terkenal dengan Gurame Soang atau ikan Nila-nya, sedangkan peternekan terkenal dengan budi daya ayam potong yang menjadi salah satu pemasok terbesar bagi kota-kota besar di Indonesia, seperti Bandung, dan Jakarta.

Memang di Ciamis sendiri tidak memiliki sumber daya alam berupa energi seperti minyak bumi, batu bara atau lainnya. Tetapi belakangan ini sudah ada para ahli yang mengadakan penelitian mencari sumber energi baru yaitu minyak bumi yang mungkin terdapat di daerah Ciamis ini. Tetapi hasilnya belum dapat kita ketahui sampai saat ini.

Mayoritas penduduk Ciamis beragama Islam, banyak sekali pondok pesantren berada di sini, dengan jumlah murid yang juga sangat banyak. Salah satu Pesantren yang cukup terkenal di Ciamis ini adalah Pesantren Darussalam yang sudah memiliki universitas tersendiri yaitu Universitas Darussalam Ciamis.

Pesantren ini juga sering di kunjungi oleh para pejabat negeri ini, mulai dari Megawati sewaktu jadi presiden dulu, Gus Dur, Habibie, Akbar Tanjung sampai orang-orang penting di Indonesia ini pernah melawat ke pesantren ini.

Pariwisata yang menjadi andalan bagi Kabupaten Ciamis ini, saat ini sedang dan terus di kembangkan menjadi lebih baik lagi. Obyek pariwisata yang menjadi primadona bagi Kabupaten Ciamis adalah kawasan pantai Pangandaran yang sudah terkenal di Indonesia ini. Bahkan kawasan Pangandaran masuk dalam daftar daerah kunjungan wisata ke 8 di Jawa Barat ini.

Tidak hanya itu, masih banyak lagi obyek wisata lain yang banyak terdapat di Ciamis, seperti kawasan wisata Situ Panjalu di daerah Utara Kabupaten Ciamis. Merupakan obyek wisata sejarah peninggalan kerajaan Pasundan masa lalu, sekaligus obyek wisata agama, karena di sini tempat makam kerajaan pasundan pertama yang menyebarkan agama islam di tanah jawa.

Ada lagi obyek wisata Karangkamulyan, yang juga masih termasuk dalam obyek wisata sejarah dan agama. Obyek ini merupakan sejarah peninggalan Kerajaan Galuh.

Di Kawasan pantai Pangandaran sendiri banyak sekali obyek wisata yang terdapat di sana, seperti kawasan hutan lindungi Pananjung, atau sekitar 30 km dari sana ada obyek wisata Green Canyon atau batukaras, 25 km sebelum Pangandaran ada obyek wisata KarangNini yang juga sangat terkenal dan masih banyak lagi obyek-obyek wisata lain yang sangat potensi untuk di kembangkan lebih baik.

Jadi bila anda berkunjung ke Ciamis, lengkap sudah pengalaman wisata anda, karena anda dapat menikmati wisata alam, wisata sejarah sampai wisata bahari semua ada di Kabupaten Ciamis. Tinggal anda datang dan nikmati semuanya.

Untuk bisa datang ke Ciamis, sangat mudah,bila kita menggunakan transportasi pribadi, maka tinggal arahkan mobil anda menuju kea rah jalur selatan. Setelah keluar tol Cileunyi, ambil yang kearah Nagreg, lalu ambil jalur yang kerah Tasikmalaya, Ciamis dan Banjar. Membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam perjalanan dengan kendaraan sendiri.

Tapi bila menggunakan transportasi umum, maka sebaiknya pakelah bus dan pilih keberangkatan dari terminal Cicaheum Bandung, pilih jurusan Banjar atau Pangandaran, maka anda akan langsung ditujukan ke daerah Ciamis ini. Ongkosnya relative murah, untuk kelas ekonomi sekitar Rp.15.000 – Rp. 20.000,- sedangkan untuk kelas patas ongkosnya paling mahal sekitar Rp. 25.000 – Rp. 27.000,

Untuk anda yang berasal dari daerah Jakarta, Bekasi atau Tangerang, sekarang sudah ada bus langsung yang menuju kota Banjar sehingga nanti bisa turun di kota Ciamis. Mudah, murah dan meriah………….

Selamat datang di Ciamis, siapapun kami sambut dengan ramah karena kami adalah orang Ciamis yang Manjing Dinamis.

Untuk informasi wisata dan keterangan lebih lanjut bisa menghubungi saya langsung di sini, melalui email shannyratman@yahoo.co.id atau telpon ke 085-624430998.

  1. halo…ang…..kumaha damang?, saya juga dari ciamis, salam kenalajha nih…kok jarang update….mas……oke….diantoz di bumi abi….lanjut

    Wah sami-sami ti Ciamis mah atuh kita kumpul bareng, siapa tahu bisa ketemu ama teman lama. Hatur nuhun tos keursa sumping ka bumi abi.

  2. aku pikir beneran mas banner yang ad di sebelah blogger comuniti galuh tuh….saya mau daftar eh ga ada linknya.

    Ah masa Bah, itu udah mang pasang dengan linknya kok, coba aja lagi.

  3. makasih dah mampir ang……tapi gambar yang sebelah kiri yang ada tulisan keep nya yah ang?

    engke sebentar, mang rada telat yeuh, ari harry ama abahrafi teh sama teu sih? kok urlnya sama. Mang jadi bingung yeuh, jadi harus yang mana mang masukan dalam blogroll mang teh?

All comments are screened for appropriateness. Commenting is a privilege, not a right. Good comments will be cherished, bad comments will be deleted.