Hari ini dimulainya tahun ajaran baru bagi mereka yang memasuki pendidikan di tingkat SMA, SMP maupun SD bahkan juga mungkin TK.
Memang kita sebagai orang tua sangat berkeinginan agar anak kita dapat melanjutkan sekolah di tempat yang terbaik, dengan kualitas pada pengajarnya yang juga sangat baik.
Namun, sekarang ini sistem pendidikan di Indonesia, sudah berganti lagi, mungkin setiap tahun akan terus berganti.
Fenomena yang terjadi di tahun ajaran baru ini, adalah bagaimana pihak sekolah dapat menjaring murid-murid baru sebanyak mungkin, tanpa harus memperhatikan kemampuan dari sekolahnya. Yang penting muridnya banyak.
Karena ada beberapa orang yang beranggapan perkembangan suatu sekolah adalah dilihat dari seberapa banyaknya murid di sekolah tersebut.
Jadinya setiap tahun ajaran baru ini, pasti banyak berkeliaran para calo-calo murid baru yang ingin agar mereka dapat memesuki sekolah yang menjadi favoritnya.
Bahkan tidak jarang, para guru-guru sendiri yang sudah sejak tiga bulan terakhir bergerilya mencari calon murid baru untuk didaftarkan dan dimasukan di sekolahnya.
Keinginan si anak untuk memilih sekolah favoritnya sudah tidak di gubris lagi. Para calo-calo ini langsung menemui orang tua mereka, memberikan formulir pendaftaran yang juga sudah di isi lengkap, hanya tinggal di tanda tangani oleh orang tuanya.
Kalo sudah seperti ini, si orang tua mau tidak mau memaksakan anaknya untuk memasuki sekolah yang telah ditawarkan oleh calo tadi. Dengan berat hati mereka memasukan anaknya ke sekolah yang ditawarkan padahal tidak sesuai dengan keinginan si anak yang mo bersekolah.
Yang penting si calo guru tadi dapat komisi dari setiap anak yang berhasil mereka masukan dalam sekolahnya, dan pihak sekolah punya murid baru yang banyak.
Mengapa sekolah sangat berlomba-lomba mencari murid baru sebanyak mungkin?
Dampaknya adalah, jumlah bantuan yang nantinya akan diterima oleh sekolah dari pemerintah ataupun dinas pastinya bertambah. Karena bantuan yang diberikan indikasinya adalah dari berapa banyaknya murid di sekolah tersebut.
Semakin banyak muridnya, maka bantuan yang akan diterima juga semakin besar.
Itulah tujuan akhir dari pihak sekolah. Karena dengan bantuan yang didapatnya nanti sangat besar,maka beberapa program bantuan lainnya juga akan mengalir dengan deras bagaikan air terjun dari pegunungan.
Itulah sedikit gambaran tentang kondisi pendidikan di Indonesia saat ini. Apa yang saya sampaikan ini bukanlah hanya omong kosong belaka, tapi memang benar-benar terjadi tapi entah dimana, mungkin di daerah lain yang masih sangat jauh dari pusat kota atau pusat pemerintahan.
Yang jelas tahun ajaran baru ini, bukan hanya sekedar untuk mencari murid baru sebanyak mungkin saja, tapi dari sinilah awal seluruh program pendidikan di mulai. Yang semua itu terlihat dengan jelas pada saat penerimaan murid baru berlangsung.
Bagi kita para orang tua murid juga, tahun ajaran baru ini adalah merupakan kesempatan untuk bisa memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak-anak kita. Dari sini kita bisa mengetahui sekolah-sekolah mana saja yang menjadi favorit bagi murid-murid baru dan biasanya dari sinilah dimulainya hubungan baik diantara para orang tua murid untuk bersama-sama mendukung anak-anaknya menjadi yang terbaik di sekolahnya.
RSS - Posts
















